Aku berjalan
Dari timur kembali ke barat
Sebelum fajar
Sebelum mereka mendahuluiku terbangun
Aku berjalan pulang
Dua hari sudah aku terasing
Dari hiruknya pikiran
Dari hati yang berperasaan
Aku rindu
Aku terus saja berjalan
Tuan..
Kau mendengarkah ?
Jika tuan mengikuti
Tuan kan melihat rumah yang bertingkat
Hanya ada satu di bukit timur ini
Itu rumah kekasih kedua ku, tuan
Ia telah menikah tempo lalu
Nampak tak berubah dari dulu
Ia baik padaku
Sudahlah..
Aku terus berjalan saja
Hingga di kaki bukit paling bawah
Di garisan-garisan luasnya bibir sawah
Terlihat sebuah rumah terpisah
Itu rumah cinta pertamaku, tuan
Tapi ia tak ingat lagi
Tidak apa
Aku terus berjalan saja
Hingga disamping rumahku
Tuan bisa melihat rumah dan pekarangan kecil menunggu
Itu rumah pacar kelima ku, tuan
Ia tak berubah sama sekali dari dulu
Kekasih barunya kini tengah menginap
dan mengecup madu
Aku tak cemburu
Biarlah..
Aku berjalan saja
Hingga aku tiba di pintu rumah
Bukan semua itu yang kupikirkan
Aku rindu kekasihku
Bukan..
Mantan kekasihku
Yang baru enam tempo ia tak bersamaku
Jika tuan berniat mampir ke rumah
Datang saja..
Disana hidup foto-foto seseorang yang ku rindukan itu
Jika tuan inginkan tahu
Aku bisa menceritakan kepada tuan
Betapa rindunya aku
Seperti Penaku, Kaki Langitku
Dede Ubaidillah
2011 @260611
Seperti Penaku, Kaki Langitku Seperti Penaku, Kaki Langitku
Tidak ada komentar:
Posting Komentar